Addicted Ternyata Tidak Hanya Pada Narkoba Tapi Pada Perbuatan Baik Juga

Addicted Ternyata Tidak Hanya Pada Narkoba Tapi Pada Perbuatan Baik Juga

Rasanya sangat senang saat kita bisa membantu orang lain, walaupun saat itu anda tidak bisa membantu diri anda. Akan ada rasa lega, dan bahagia tersendiri, walaupun rasanya diri sendiri sudah mau mati, tapi kita masih memiliki tenaga untuk membantu orang lain. Membuat orang lain tersenyum, rasanya itu adalah hal yang menangkan. Dan jika dibilang addicted. Mungkin saya addicted dengan itu. Aneh mungkin, tapi itulah yang saya rasakan.

Addicted Ternyata Tidak Hanya Pada Narkoba Tapi Pada Perbuatan Baik Juga

Entah kenapa saya merasa sangat addicted dengan membantu orang. Membantu dalam bentuk apa pun. Baik berupa materi, nasehat, pandangan, telinga untuk mendengar, support atau waktu. Apa pun yang bisa saya usahakan, saya akan berikan. Dan meskipun itu disaat saya sedang ada masalah, saya sedang hancur sekalipun, saat ada orang meminta tolong, dan saya bisa bantu, rasanya menenangkan. Sehingga dengan membantu orang secara tidak langsung membuat saya lebih tenang. Baik hati atau pikiran.

Dan dari membantu orang, secara tidak langsung ada beberapa membantu saya bisa membereskan apa yang ada di pikiran saya. Seperti mendapat jawaban, atau titik cerah, yang mulai membuat saya mendapatkan jalan. Sehingga saya bisa pelan-pelan membereskan masalah saya. Jadi jika orang mengatakan saya jangan terlalu baik menjadi orang, jangan terlalu iya-iya pada orang, nanti di manfaatkan. Kadang rasanya ya sudah. Pun kalau mereka memanfaatkan saya, karma pasti berjalan. Selama saya niat membantu secara ikhlas, saya tidak masalah. Mungkin jika mereka keterlaluan, saya akan sakit dan kecewa.

Tapi tidak apa-apa, itu yang membuat saya belajar. Untuk bisa menerima kenyataan. Untuk menerima bahwa tidak semua baik. Dan sebagai alarm bagi saya untuk sadar. Hey, anda di dunia nyata, ini dunia yang penuh dengan kompetitif. Anda harus bangkit, dan terus berjaga-jaga di apapun situasinya. Sehingga saya akan bangkit lagi, dan berjaga-jaga lagi. Bersiap akan hal-hal buruk kedepan. Dan saya nikmati semua proses itu. Baik itu momen buruk atau membahagiakan, semua saya nikmati dengan semangat.